Selasa, 15 Januari 2013

Malam Kemarin


Teruntuk kamu,
Entah apa, entah bagaimana, datang tiba-tiba, tiba-tiba saja. Diiringi temaram lampu jalan serta angin dan rinai hujan malam itu kau berdiri tepat di depan surau dekat kediamanku. Lagi-lagi mungkin aku bertanya mengapa Tuhan selalu mempertemukan aku dengan seseorang yang bahkan di selipan tasbihkupun tak pernah terlintas namanya. Pria ramah dan amat bersahaja pikirku. Walaupun jantungku kala itu

Padang Rumput Datar #HariPertama


Kamis, 10 Januari 2013

Saya Terima Cinta Kamu di Tanggal Baik Kemarin Beserta Masa Lalu dan Seperangkat Masa Kelak Tentang Kita

Semoga semua yang bermula dari dirimu adalah segala kebaikan dari Tuhan.
Aku bersyukur dalam sibukNya, Tuhan telah menyempatkan menuliskanmu dalam suratan takdirku.
Kagumku padamu tak pernah ku tunjukkan, tapi kau tahu diam-diam aku selalu membicarakanmu pada perjumpaanku dengan Tuhan.
Kau telah masuk dalam deret panjang doaku, menjadi segala sesuatu, segala hal yang kurapelkan dipembicaraanku pada Tuhan yang paling syahdu. 
Telah ku jatuhkan hati pada sosokmu,

Jumat, 04 Januari 2013

Kau Lari dari Kenyataan dengan Berlari ke Arah Ku

Sebongkah daging yang mempunya kisah dengan si kulit duri, cerita yang sangat dalam sekali. Bermula dari coba-coba, seorang wanita mendekati pria yang ternyata memang ramah ke semua. Seorang pria yang mungkin di kelilingi banyak wanita. Namun lambat laun entah apa dia ditinggal banyak teman wanitanya dan lebih memilih wanita yang pada awalnya sama sekali tidak ingin ia pilih dan sangat jauh dari kriterianya.

Wanita berpandangan rabun, mencintai seseorang selalu tidak pernah menggunakan matanya. Dia pintar tapi bisa menjadi bodoh karena cinta, betapa beruntungnya orang yang tengah dijatuhinya tersebut.  
Dia membuat bola matanya berkaca sendiri,