Senin, 03 November 2014

(Bukan) Punguk Melihat Punggung

"Kalau beli buku ini dapat tote bagnya dua ya?"
"Kan beli bukunya satu, jadi dapatnya satu ya."
"Dua deh ya."
"Yaudah dua, tapi bantu promosiin lewat twitter ya."
"Ih asal kamu tahu aja, satu twitnya dia senilai 750K," kawannya menambahkan.
"Mas Fras, ini pasti mas Fras!"
"Lho, ini Ruth."

Sabtu, 01 November 2014

Label

"Sudah, kau dengan si Jimmy saja, yakin deh dia tak akan menyuruhmu untuk berdiet," rekan kerjaku berbicara denganku kemarin di depan sebuah surau bawah tanah tempat kami bekerja.

"Hey, semua kekasih-kekasih ku tidak ada yang pernah menyuruhku berdiet, aku tipe orang yang tidak pernah mau berubah karena orang lain, kalaupun aku ingin diet itu karena diri sendiri, aku terlalu bangga dengan diri ku, aku terlampau nyaman menjadi diri sendiri, aku terlalu keras kepala dan bebal untuk sekadar mendengar omongan orang lain. Kalau itu pilihannya aku lebih memilih untuk tidak dicintai," aku menjawabnya lantang.

Selasa, 15 Juli 2014

Senin, 14 Juli 2014

Ini Bukan Cerita Religi

Menurutku kini dunia makin melumrahkan segala hal, tak terkecuali cinta. Ini cerita tentang dua orang kawan di tempat yang berbeda.

Minggu, 29 Juni 2014

Lelaki yang pada Punggung Tanggannya Ku Cium

Mungkin ketika menulis ini perasaan kita sudah kembali pada tempat yang seharusnya. Wahai engkau lelaki baik yang kutahu baik ke semua, katamu baik itu relatif dan aku sependapat, seperti halnya dengan cantik atau malah brengsek. Kau lelaki santun dan apa adanya yang menemuiku kala itu, memang hatiku selalu saja lemah dengan seseorang yang sederhana. Terima kasih sudah menemaniku di kotamu waktu itu, berkesempatan bertemu denganmu aman dan tenang rasanya. Terima kasih sudah menghabiskan banyak waktu lelahmu bersama seseorang sepertiku yang mungkin tak ada artinya ketika kelak aku harus kembali ke kotaku, tapi kau sangat berarti untukku setidaknya ketika aku di sana. Terima kasih telah berteduh denganku karena hujan yang datangnya tiba-tiba, terima kasih kau telah datang walaupun posisimu sibuk dan lokasi kita sedang berjauhan, terima kasih atas makan malamnya di salah satu store tempat kerjamu, terima kasih untuk sabarmu menungguku meeting berjam-jam, terima kasih untuk mengantarku membeli buah tangan, terima kasih sudah meluangkan waktu sesering mungkin menjemput dan menemuiku tanpa mengeluh, terima kasih kau telah rela jok motormu diduduki oleh orang seberat aku dan terima kasih telah menjaga dan terjaga di sampingku sembari melakukan percakapan-percakapan ranjang kita sampai pagi menjelang.