Kamis, 29 Maret 2012

Selamat Ulang Tahun Pria Terkasih

Tepat di bulan Desember tanggal sepuluh sembilan tahun yang lalu Tuhan sepertinya sengaja mempertemukan kita.
Di waktu yang sebenarnya terduga cinta ini mulai terasa. 
Seorang raja akan selalu memerlukan ratu, bukan istana. Seorang ratu akan selalu mencemaskan raja, bukan mahkota
dan kau tahu kau adalah penguasa yang merajai segala pikiranku 
dan di jantungku ada satu rumah, yang menghendaki kau sebagai satu-satunya penghuni di dalamnya. 
Hidup ini indah dan kehadiranmu membuatnya lebih. 
Kisah kita ceritanya panjang, singkatnya bertemu denganmu membuatku berhenti mencari. 
Kamu ada didunia ini, agar aku bisa menciptakan dunia kita sendiri.
Seiring bertambahnya usiamu, izinkan aku yang selalu menemanimu disetiap langkah ketika siang berganti senja. 
Menjadi bagian bahagiamu, itu kebahagiaanku. 
Selamat Ulang Tahun pria terkasihku, 
Sebagai kado terindah dari Tuhan, kita saling membungkus tubuh dengan sebuah pelukan....


Sebagian dikutip dari beberapa twit Kharisma P Lanang
Tertujukan untuk Tony , permintaan saudari Farah

Selasa, 27 Maret 2012

Aneh Bukan?

Untuk kau orang terkasih, yang setia menemani kurang lebih empat tahun belakangan ini. Kita memang benar saling memiliki tetapi tidak dengan hati dan pikiran ini. Kebersamaan kita hanyalah sementara sampai kutemukan labuhan terakhir untuk cinta yang sebenarnya. Berkali-kali ku cari persinggahan baru, tapi sifatnya semu karena sesuatu yang kutemukan kamu dan selalu kamu.
Entahlah akan kuat bertahan berapa lama lagi cinta yang rapuh, luka-luka kita yang menganga saling berlomba memperlihatkan taringnya.
Sebenarnya apa yang sedang kita pertahankan?, berkali - kali kita saling menemani dikebingungan kita sendiri. Aku dan kamu bukan doa yang sama-sama kita panjatkan ketika malam tiba. Bukan pula orang yang dirindukan saat turunnya hujan dan bergantinya senja.
Aneh bukan?
Aku memperjuangkan atas sesuatu yang tak kurasakan keberadaannya dan diakhir cerita yang tidak akan pernah bahagia

Jumat, 09 Maret 2012

Aku Tak Bisa Apa-Apa

Berhenti berharap bukan berarti aku tak punya rindu padamu yang selalu kudekap. Isak tangis tak dapat terelak saat cinta ini tak mempunyai tempat dan rasa sayang ini tak memiliki hak. Tampar aku Tuhan, jika harapan kosong ini terlampau berlebihan. Karena aku masih saja menunggu Gabriel (Jibril) menyampaikan wahyu padaku, agar aku tau harus terus memperjuangkan mu atau pergi menjauh. Aku ingin kau menjadi sosok nyata pada rangkaian kata indah yang kucipta. Tuhan, aku bisa apa selain menyelipkan namanya dalam doa?. Aku bisa apa?, jawabnya hanya satu ternyata aku tak bisa apa-apa. Cerita dan cinta ini terpaksa kusimpan menjadi kenangan, karena orang yang kuperjuangkanpun nampaknya enggan.

Kamis, 01 Maret 2012

Kasihan

Kasihan ya orang-orang yang menyukai seseorang tapi tak berani untuk mengungkapkan. Tapi jangan juga seperti saya yang selalu suka tidak dalam diam. Perjuangkanlah apa yang layak diperjuangkan dan mau memberikanmu kesempatan

Rabu, 29 Februari 2012

Bahasaku Bukan Bahasamu

Hai seseorang yang tidak bisa kusebutkan namanya......
Mungkin bahasaku bukan bahasamu, kau cukup baca tapi tak perlu kau cerna.
Aku ingin bertanya, lebih baik bertahan dalam diam atau melupakan?, karena kutahu bilang ini kedirimu begitu menakutkan.
Aku mengenalmu secara digital, namun berangsur menyukaimu secara analog.
Bodoh rasanya menyukai seseorang yang kita sendiri tidak mengenalnya. 
Ada perasaan beda yang bermakna tak berani bicara, biasanya aku dengan mudah menyatakan suka, tapi mengapa kepadamu bibir ini sulit berkata.
Sebab aku tak sungguh mengenalmu, aku menyukai separuhmu atau menyukai yang kuduga adalah kamu.
Sebagian orang memilih diam untuk menikmati perasaannya, sebagian lagi memilih blak-blakan meski akhirnya bertepuk sebelah tangan.
Rasa suka ku padamu masalah hasrat, jodoh akhirnya pilihan, banyak orang mengaku mereka memilih yang bukan paling mereka sukai.
Jujur, aku menyukaimu setinggi impian, namun lantas harus dikurangi mengingat kenyataan...


Dari yang menjadikanmu inspirasi-inspirasi disetiap hari, walau tanpa secangkir kopi.