Kamis, 06 April 2017

Baru Pertama Kali Rasakan Lagi Betapa Rumitnya Kencan Pertama



Berulang kali menatap merah petang hari ini. Karena pekerja yang tak punya kendaraan pasti kan mengutuk hujan di sore hari apalagi jika punya sebuah janji. Hari ini dari pagi hatinya dibuat gamang, kebaya kawan yang tak sesuai selera ditambah tak dapat dikancing karena sesak di bagian dada menambah deret panjang rasa sedihnya.

Siang hari kawan terbaiknya di tempat kerja berkata agak kasar tak kala melihat tampilannya hari ini sangat tak indah, malu-maluin dia katanya. Harusnya bisa lebih rapi lagi agar membuat temannya terpukau. Ya temannya, saya ada janji berkencan dengan salah satu teman dekatnya.

Jam lima kurang dua saya sudah memesan transportasi online, tetapi jalan ibukota yang tak pernah lengang membuat saya datang dengan tergesa dan ternyata dia sudah ada di tempat lebih dulu dari pada saya. Dengan bergegas saya merapikan diri di kamar mandi seraya mencuci muka, membuka hoodie kesayangan dan membiarkan hanya kaos oblong gombrong andalan berwarna pine yang tertinggal di badan. 

Selasa, 17 Januari 2017

dari Selangkangan Naik ke Hati



Sepertinya sudah jadi rahasia umum saya termasuk seorang prinsipil. Saya percaya bahwa dua hal ini harus kau cari sendiri, yakni: pekerjaan dan pasangan. Agar tak ada kata ungkit balas budi di masa depan. Beberapa hari ini kawan perempuan terdekat saya sebut saja namanya Sati merengek terus minta dicarikan kekasih ditambah syarat kali ini tolong jangan lagi fuckbuddy.

"Kau pikir gampang mencarikanmu pasangan, aku tahu lah kualitasmu masa lancang kau ku kenalkan dengan laki-laki yang teriak-teriak anti kemapanan dan minum intisari di gang-gang," kelakar kita panjang.

"Belum lama aku kenal dengan seseorang yang bidang pekerjaannya tidak jauh-jauh dari kita, dia kerja di payment gateway mungkin cocok denganmu. Besok aku menemui orangnya, ku pastikan lagi ya, dia ke arah sana atau tidak."

Senin, 16 Januari 2017

Ketika Kecintaanmu Terhadap Sesuatu Menganggu Warasmu


Pernakah kamu jatuh cinta sebelum bertemu? dulu saya tak mempercayainya, sekarang saya sedang. Dialah gadis cantik gempal yang lahir pada tanggal 11 Maret 2015 silam di negara bagian Amerika Serikat, bernama Kinsley Raina. Saya tak mengenalnya dan pasti tak kan pernah bertemunya pun, tapi pada bulat hitam penuh teduh matanya, hati saya jatuh. 

Jatuh Karma Drupadi

Padahal dia sudah memprediksi dan menulis surat-surat yang disiapkan sebelum perpisahannya tiba.

Selepas kepergian pribadi, cara makannya aneh, dia mengunyah makanan sebatas mulut dan kerongkongan lalu dimuntahkan agar tak mendarat di perut. Namun sesekali dia makan terlampau banyak dan menampar-nampar pipinya sendiri lalu meratap, keesokan harinya dibalas dengan berpuasa tanpa sahur dan hanya berbuka dengan buah secukupnya.

Cerita yang Disempurnakan



Seorang kawan kecil saya bercerita pada kami. Dia diminta menjadi pembawa dan pemeriah di sebuah acara saklar mantan kekasihnya. Hubungan mereka berlangsung belasan lama. Sebelumnya laki-laki itu malah meminta menghabiskan malam bersama, melakukan percakapan-percakapan tubuh sebelum hari pernikahannya tiba. Mereka berpisah bukan karena sudah tak cinta, melainkan atas nama Tuhan yang diucapkannya berbeda. Laki-laki itu menjalani delapan tahun bersama dengan perempuan yang dikenalnya dari sebuah ritual agama. Kawan saya masih turut serta dalam delapan tahun kebersamaan mereka.